Hari ini tepat tanggal 10 Muharram 1434 H, atau yang biasa disebut “Hari Asyuro”. Banyak riwayat yang menyatakan keutamaan hari Asyura ini. Hari Asyura sendiri berarti hari ke 10 dalam bahasa arab. Salah satu keutamaan pada hari ini adalah berpuasa juga bersedekah baik kepada anak yatim maupun kaum dhuafa. Di Hari Asyura ini juga banyak peristiwa yang terjadi didalam dunia islam, antara lain Peristiwa perang Karbala yang menewaskan Husain Bin Ali, yang tak lain merupakan cucu Nabi.
Pada hari ini juga disebutkan menjadi hari “lebaran anak yatim”. Sebetulnya istilah lebaran anak yatim hanya merupakan kiasan, bukan hari yang memang dikhususkan untuk dirayakan seperti halnya Iedul Fitri mauupun Iedul Adha. Mengapa dikatakan bahwa tgl 10 Muharram adalah Lebaran Anak Yatim, dasar hadisnya sbb :
“Diriwayatkan bahwa Rasul saw menyayangi anak2 yatim, dan lebih menyayangi mereka pd hari 10 muharram (Asyura). dan menjamu serta bersedekah pd 10 muharram bukan hanya pd anak yatim tapi keluarga, anak, istri, suami dan orang orang terdekat, karena itu sunnah beliau saw dan pembuka keberkahan hingga setahun penuh. (Faidhul qadir juz 6 hal 235-236)”.
“Diriwayatkan pula bahwa sayyidna Umar ra menjamu tamu dengan jamuan khusus, pada malam 10 muharram (Musnad Imam Tabrani/ Tafsir Ibn katsir Juz 3 hal 244)”
Ada juga hadist yang di riwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a.,
Rasulullah bersabda :”Dan barangsiapa yang membelaikan tangannya pada kepala anak yatim di hari Asyuro, maka Allah Ta’ala mengangkat derajat orang tersebut untuk untuk satu helai rambut satu derajat. Dan barangsiapa memberikan (makan dan minum) untuk berbuka bagi orang mukmin pada malam Asyuro, maka orang tersebut seperti memberikan makanan kepada seluruh umat Muhammad SAW dalam keadaan kenyang semuanya.”— Al Hadis.
Wallahul Muwaffiq
Sumber : http://www.indrakurniawan.net/lebaran-anak-yatim/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar